Perjalanan Jepang ke babak knock out (16 besar) piala dunia terbilang luar biasa. Sempat dipencundangi Kosta Rika (1-0) di babak penyisihan grup, Jepang justru mampu membalikan situasi dengan mengalahkan dua kandidat Piala Dunia Qatar Jerman dan Spanyol. Jepang memang tidak bisa dipandang sebelah mata, skuad tim Samurai ini tampil dengan kekuatan pemain-pemain yang merumput di benua Eropa. Jadi salah besar bahwa kualitas Timnas Jepang dinilai setara dengan TIm dari benua Eropa dan Amerika.

Timnas Jepang memang bukan datang ke Piala Dunia Qatar sebagai tim favorit juara, namun banyak pengamat memang menilai Jepang akan menjadi kuda hitam dalam gelaran piala dunia qatar 2022. Jepang akan sangat merepotkan tim lawan dengan daya juang dan totalitas permainan yang dimilikinya. Jepang memulai debutnya di piala dunia tahun 1998 yang harus berakhir di babak penyisihan. Sejauh ini prestais Jepang memang diakui di kawasan benua Asia. Mereka telah mengoleksi sebanyak 4 kali juara Piala Asia dan mendapat satu kali menjadi tuan rumah pada tahun 1992.
Jepang juga pernah merasakan menjadi tuan rumah Piala Dunia 20 tahun silam (2002) bersama-sama dengan korea selatan. Menghadapi turnamen sekelsa Piala Dunia sepertinya bukan hal yang baru bagi Jepang. Meskipun datang sebagai tum under dog justru pemain-pemain Jepang lebih bisa tampil lepas menghadapai lawan-lawannya.
Sejak keberhasilannya lolos untuk pertama kalinya di piala dunia tahun 1998, Jepang menjadi peserta langganan di Piala Dunia sampai hari ini. Pretasi terbaik Jepang sampai saat ini adalah mampu menembus babak penyisihan sebanyak 3 kali pada tahun 2002, 2010 dan tahun 2018.
Bertanding di babak 16 besar sebanyak 3 kali dalam turnamen Piala Dunia harusnya cukup menjadi bekal bagi Jepang menghadapi Kroasia pada malam hari nanti (05/12). Takumi Minamino dkk tentu tidak mau gagal untuk yang keempat kalinya di babak 16 besar. Peran Minamino di piala dunia qatar sejauh ini justru belum terlihat. Gelandang AS Monaco berusia 27 tahun yang memiliki segudang pengalaman di klub-klub eropa ini dihadapatkan akan menjadi starter saat menghadapi Kroasia.
Timnas Kroasia sendiri dapat lolos ke babak 16 besar setelah menjadi Runner
Up Grup F menemani Maroko dengan poin 5 dari 3 laga yang dimainkan. Pada laga
pertama kontra Maroko imbang 0-0, laga kedua kontra Kanada 4-1, dan pada laga
pamgungkas kontra Belgia berakhir imbang 0-0.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
|
Jepang
|
Kroasia
|
|
Shuichi Gonda
|
Dominik Livakovic
|
|
Shogo Taniguchi
|
Borna Sosa
|
|
Maya Yoshida
|
Josko Gvardiol
|
|
Takehiro Tomiyasu
|
Dejan Lovren
|
|
Yuto Nagatomo
|
Josip Juranovic
|
|
Hidemasa Morita
|
Mateo Kovacic
|
|
Ao Tanaka
|
Marcelo Brozovic
|
|
Junya Ito
|
Luka Modric
|
|
Daichi Kamada
|
Ivan Perisic
|
|
Daizen Maeda
|
Marko Livaja
|
|
Takefusa Kubo
|
Andrej Kramaric
|
Head to Head Jepang VS Kroasia
18/06/2006 Jepang 0-0 Kroasia (Piala Dunia)
20/06/1998 Jepang 0-1 Kroasia (Piala Dunia)
08/06/1997 Jepang 4-3 Kroasia (Friendly).
5 Pertandingan Terakhir Timnas Jepang
27/09/22 Jepang 0-0 Ekuador (Friendly)
17/11/22 Jepang 1-2 Kanada (Friendly)
23/11/22 Jerman 1-2 Jepang (Piala Dunia)
27/11/22 Jepang 0-1 Kosta Rika (Piala Dunia)
02/12/22 Jepang 2-1 Spanyol (Piala Dunia).
5 Pertandingan Terakhir Timnas Kroasia
26/09/22 Austria 1-3 Kroasia (UNL)
16/11/22 Arab Saudi 0-1 Kroasia (Friendly)
23/11/22 Maroko 0-0 Kroasia (Piala Dunia)
27/11/22 Kroasia 4-1 Kanada (Piala Dunia)
01/12/22 Kroasia 0-0 Belgia (Piala Dunia).
0 komentar:
Posting Komentar